impulsif

Banyak sekali hal hal yang dapat dilakukan secara impulsif. Bahkan, sebenarnya segala hal dapat kita lakukan secara impulsif. Makan di mana, mau nonton apa, mau jalan sama siapa, mau beli baju apa, mau pacaran sama siapa, mau potong rambut model apa, mau menikah dengan siapa, bahkan mau menulis blog tentang apa.

Tadinya saya bukan tipe orang yang suka melakukan suatu hal secara impulsif. Bahkan saya benci dengan hal hal yang bersifat impulsif. Saya terbiasa dengan rencana. Segala hal harus sesuai dengan apa yang sudah dijadwalkan. Bila ada perubahan rencana, itu adalah suatu bencana bagi saya.Saat waktunya pulang sekolah, itulah waktunya untuk pulang. Saya tidak bisa menerima hal hal di luar rencana.

Itu saya. yang dulu. sekitar 4-5 tahun yang lalu. saat saya masih pakai seragam putih biru.

waktu mengubah saya. saya bisa gila kalau terus terusan kaya gitu. kapan saya menikmati hidup?

mungkin karena bertemu dengan teman teman yang luar biasa juga, saya jadi belajar untuk jadi impulsif. berbuat tanpa dipikir. spontan.

mungkin juga karena saya lelah. saya lelah karena terus terusan merasa kecewa. kecewa karena rencana saya tidak terpenuhi. saya takut berencana. saya takut kecewa. dan impulsif lah yang terjadi.

lebih baik untuk tidak merencanakan malam minggu ini mau ke mana, naik mobil aja. trus tempat apa yang pertama terpikir, ayo jalan ke situ. tanpa rencana. tanpa persiapan.

begitu masuk kuliah, saya semakin jadi orang yang impulsif.

karena saya yang mengambil keputusan untuk saya sendiri, gak perlu menyesesuaikan dengan bapak ibu saya, saya jadi semakin jarang berencana. impulsif terasa lebih menyenangkan. impulsif terasa lebih hidup. gak usah berpikir terlalu lama. gak usah capek capek bikin rencana. ngambil keputusan hanya dalam 1 atau 2 menit.

pasti kalian berpikir, yaah.. gw juga seperti. semua orang juga banyak yang kaya gitu. impulsif.

tapi saya menemukan orang yang mirip sekali dengan saya waktu smp. jadi si orang ini, udah merencanakan hari ini mau makan pagi apa, makan siang apa, dan makan malem apa dari sehari sebelumnya. kalo hari ini dia rencana mau makan prasmanan, dia bawa nasi dari rumah. kalo dia hari ini rencana mau makan mi, ya dia gak bawa nasi. jadi, ketika dia bawa nasi dari rumah, dan kita sebagai temen temennya ngajak dia makan mi, ya dia gak mau. karena dia udah bawa nasi.

pulang kuliah dia maunya langsung pulang. beneran langsung pulang 30 detik setelah dosennya keluar. kalo dia pulang telat karena misalnya kita minjem catetannya dulu mau difotocopy, wah… seriusan deh mukanya gak enak banget. mau ngerencanain hari minggu mau jalan kapan dan kemana, harus beberapa hari sebelumnya juga.

terkesan freak? hahaha…. awalnya saya juga berpikir gitu. tapi saya sadar. itu saya yang dulu. dan sekarang saya berubah jadi se-impulsif ini. sespontan ini. se-tak pikir panjang ini.

efek buruk dari impulsif? ya itu, kemungkinan bahwa keputusan yang diambil salah, menjadi lebih besar. karena pertimbangannya gak banyak. dan terkesan gak pasti.

dari yang saya tonton di grey’s anatomy, impulsif bisa jadi merupakan salah satu akibat dari tumor. serius lho. jadi di episode itu, si pasien kan baru menikah gitu sama seorang cwe yang baru dia kenal 10 hari trus langsung dia lamar. ternyata begitu dicek, ada tumor ganas di otaknya.

itulah mengapa di paragraf paling atas, saya tulis kalo salah satu tindakan impulsif adalah menikah dengan siapa. yaa walopun di grey’s itu fiktif ya, tapi siapa tau terjadi? you meet someone, you’re falling in love, and what are you waiting for? mungkin ada juga pikiran kaya gitu.

selain tumor,cinta juga menyebabkan kita jadi impulsif. saya setuju itu. hahaha. entah udah berapa banyak hal impulsif yang saya lakukan ketika saya suka ama seseorang. apalagi ketika saya jatuh cinta nanti.hahaha. gak ngebayangin deh.

impulsif itu menyenangkan, asal tahu kapan keimpulsifan itu mencapai batas. saya juga gak mau menikah karena impulsif. kalo saya beneran kaya gitu, jangan jangan saya beneran kena tumor tuh. hehehe.

^^

P.S. ide bikin postingan tentang ini juga impulsif lho. lagi di studio, mangku laptopnya rani, denger lagu yang disetel fuji, lalu ingin bikin posting ini. hehe. sangat impulsif.

Advertisements

3 thoughts on “impulsif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s