thanks God I can write

dari dulu ibu saya selalu bilang bahwa ada yang salah dengan saraf motorik saya.

Tenang tenang, saya tidak akan bercerita tentang penyakit aneh atau cerita cerita sedih. Saya hanya ingin bercerita tentang betapa kesalnya saya akan disfungsi saraf motorik ini (mari kita sebut saja seperti itu. padahal gak ada namanya juga sih)

Jadi menurut cerita ibu saya, saya adalah anaknya yang paling terlambat bisa menulis. Tugas menggambar dan mewarnai saya saat TK tidak pernah selesai. Saya baru bisa memegang gunting dengan benar saat masa masa akhir SD, dan baru bisa menggunakan cutter dengan rapi saat di SMA. Dan hingga detik ini saya tidak pernah bisa menarik garis dengan lurus.

Bagi saya, jatuh adalah hal yang lumrah. Orang orang bilang saya ceroboh, namun kata ibu saya, saya memang tidak bisa berjalan dengan baik dari kecil. Tampaknya 1 ruangan besar pun tidak akan cukup untuk saya karena saya akan menabrak barang barang yang ada di dalam ruangan itu. Bisa jadi kaki saya kepentok meja, tiba tiba aja tangan kebentur, atau lagi jalan biasa aja tanpa ada halangan di depan, dan kaki saya tidak menapak dengan benar lalu jatuh.

Kata ibu saya, entah kenapa informasi yang disampaikan otak saya ke saraf motorik tidak pernah sampai dengan sempurna.

Oke kalau menurut kalian bagian di atas sudah aneh, masih ada bagian yang membuat saya kesal.

Saya suka menulis. Saya menulis tentang segala hal walaupun kebanyakan sih tentang diri saya sendiri. Saya menulis di blog, buku harian, catatan kuliah, kertas bekas. Apa saja. Dan yang paling menyebalkan dari disfungsi saraf motorik ini (hahaha apa sih bikin nama sendiri) adalah ketika saya tidak bisa menulis / mengetik dengan benar.

Kesalahan pengetikan itu mengesalkan.

Ada masa masa di saat saya tidak bisa mengetik dengan benar. Dan kesalnya lagi, itu adalah saat dimana saya sedang sangat aktif menulis. Rasanya tidak ada satu kalimat yang terketik secara utuh dan benar dalam 1 kali percobaan. Hal kecil memang. Namun itu sempat membuat saya kesal bukan main dan tidak berniat menulis lagi.

Akhir akhir ini saya mengalami hal tersebut lagi. Namun sekarang sudah merambah ke tulisan tangan.

Beberapa hari ini saya kesal karena catatan saya berantakan karena seringkali saya tidak bisa menulis suatu kata dengan benar. Entah kurang 1 huruf, salah huruf, huruf yang ditulis tidak sempurna, hingga kata yang ditulis sampai salah. Efeknya memang tidak besar, namun rasa kesalnya itu lho…

null

Yak, sekarang saya sih hanya mencoba untuk sabar aja. Gak cepet marah kalo jari jari dan badan saya ini susah dikontrol ama otak. Kayanya emang udah harusnya kaya gini deh hehehe

Oh iya, kalo ada yang nanya saya pernah ke dokter ato gak, jawabannya adalah tidak. Analisis dari ibu saya udah cukup kok

Trus kalo ada yang nanya lagi, emang ibu saya siapa sih kok jago banget analisisnya? bukan siapa siapa kok, cuma si ibu suka sok tau aja dari dulu. hahahahaha peace bu ^^

Daaaannn…. kalo ada yang nanya apakah selama nulis posting ini saya salah ketik mulu? jawabannya adalah IYA. ampe udah hilang hitungan deh saking banyaknya. yaudah deh yang sabar aja…. 🙂

Advertisements

4 thoughts on “thanks God I can write

  1. serius tir? hahaha berarti kamu hebat banget ya, tetep nulis meskipun ada hal-hal yg kayak gitu. dan coba liat tulisan kamu sekarang, bukan tulisan sembarangan lho. gaya nulis kamu bener-bener menggambarkan (hah?) bahwa kamu tuh seorang penulis. ganbatte! 😉

    … dan kenapa aku pake bahasa indonesia yg rada formal ya? -_-;;

  2. sorry….sorry…. ibu lupa kalau punya anak dengan daya ingat tinggi…..
    huhuhu…jadi semua kata2 ibu itu tercatat di otakmu yg canggih itu ya….pdhl ibu sdh ngga ingat…

    tenang girl…setiap orang punya kekurangan dan kelebihan….dan kelebihanmu membuat ibu kagum lho..
    lihat aja…daya ingatmu canggih dan bertahan lama, kamu mudah bergaul, kemampuan berbahasamu jg bagus, trus kamu juga pinter nulis, dan masih banyak lagi…

    yang penting tekun meningkatkan kemampuanmu dan sabar memperbaiki kelemahanmu….

    oke, wish you luck and success ya nak…
    luv u… 🙂

  3. aku gak peduli punya disfungsi saraf motorik kalo bisa nulis kaya kamu. tukeran yuk sama kemampuan menggunting yang rapi, kemampuan yang kurang berguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s