“No, thanks. I bring my own shopping bag”

null

familiar dengan tas ini? Beberapa waktu yang lalu tas ini sempat booming di berbagai kalangan. Tas Anya Hindmarch ini banyak digunakan oleh para selebritis Hollywood dan sering sekali muncul di majalah remaja. Hasilnya : banyak sekali wanita yang menggunakan tas ini. Pesan yang disampaikan sangatlah baik yaitu agar kita menggunakan tas ini sebagai ganti dari tas plastik saat berbelanja. Namun apa kenyataannya? Tas ini lebih bermanfaat sebagai pelengkap fashion daripada tas belanja.

Saya mulai mengurangi penggunaan kantong plastik saat masuk ke ITB. Saya lupa kapan tepatnya kebiasaan ini bermula. Kalau tidak salah ketika saya mengikuti seminar tentang sampah dan kemudian mendapatkan souvenir berupa tas belanja kecil yang bisa dilipat. Sejak saat itu saya berusaha selalu menggunakan tas tersebut untuk berbelanja hal hal kecil dan biasanya bila saya menggunakan tas biasa yang besar, saya akan memasukkan barang belanjaan itu ke dalam tas yang besar.

Plastics are like diamonds. They last forever.

Banyak yang masih apatis dengan masalah penggunaan plastik saat ini. Saya sering mendengar beberapa pendapat misalnya :

“plastiknya kan bisa di-recycle” – Saya pernah membaca di salah satu artikel bahwa jumlah plastik yang di-recycle tidak sampai 10% dari total plastik yang digunakan. Saat ini memang sudah banyak tempat me-recycle plastik, namun saya tetap memegang prinsip Reduce-Reuse-Recycle. Kalo kita bisa reduce dan reuse terlebih dahulu, kenapa harus langsung me-recycle?

“ah, apa efeknya sih kalo cuma gw doang yang gak pake plastik?” – Jika mengutip Pak Ridwan Kamil, kita harus menjadikan “Hijau” sebagai filosofi hidup. Mengurangi plastik bukan karena ikut ikutan tren tetapi karena kita tahu bahwa bumi kita berhak mendapat perlakuan yang lebih baik. Apakah kita rela bumi kita ditimbun oleh sekian banyak plastik? Bila kemudian teman teman berpikir, cuma mengurangi plastik doang emang berefek banyak buat bumi? Hei, segalanya dimulai dari hal yang kecil!

“gak enak ah ama kasir tokonya” – Kita tidak wajib lho untuk menerima plastik yang ditawarkan oleh kasir. Kita berhak untuk menolaknya dan tidak perlu merasa segan atau malu bila kita menolaknya dengan sopan. Saya sendiri sekarang berusaha selalu membawa tas belanja saya yang besar kemana saja sehingga ketika saya belanja di warung, minimarket, atau hypermart sekalipun, saya bisa langsung mengeluarkan tas tersebut dan meminta kasirnya untuk memasukkan belanjaan saya. Selain itu, bila kita hanya membeli barang barang kecil yang sebenarnya akan langsung kita konsumsi, untuk apa meminta kantong plastik? Misalkan air mineral. Setelah kita beli, plastiknya pasti akan langsung kita buang begitu kita minum airnya kan? Sangat sia sia.

“repot” – Untuk bumi kita, masa gak mau repot sedikit? 😀

Saat ini saya memiliki 2 kantong belanja yaitu yang kecil dan yang besar.
null

Kantong belanja yang besar saya beli dari Greeneration Indonesia. Warnanya bagus dan bisa dilipat. Hehehehe. Tapi sekarang rasanya sudah banyak sekali yang menjual kantong belanja dari berbagai bahan dan warna. Ada yang bisa dilipat dan tidak juga.

Postingan ini saya buat bukan untuk menggurui orang lain. Saya hanya ingin berbagi pemikiran dan pengalaman kepada teman teman yang membaca blog ini. Saya senang bila orang orang di sekitar saya yang mulai mengikuti kebiasaan ini seperti pacar saya yang sekarang sudah terbiasa menolak kantong plastik dan ibu saya yang minta dibelikan kantong belanja yang sama dengan saya. Saya sendiri mengaku bahwa masih banyak cara selain mengurangi plastik untuk menyayangi bumi kita ini. Yang saya tulis ini hanya salah satu cara.

Saya menemukan satu artikel yang singkat namun merangkum semuanya tentang 10 cara untuk mengurangi penggunaan plastik. Dapat dibaca di http://www.thegoodhuman.com/2008/10/21/ten-ways-to-reduce-plastic-consumption

Waktu ibu saya sedang berada di sebuah toko souvenir, beliau melihat sepasang ibu dan anak yang sedang berbelanja. Anaknya kira kira kelas 3 SD. Ketika si ibu akan membayar souvenir yang dibeli, si anak menarik baju ibunya dan berkata :

“Ma, jangan pake plastik ya”

ditulis dalam rangka memperingati hari bumi tanggal 22 April.

Advertisements

3 thoughts on ““No, thanks. I bring my own shopping bag”

  1. Hmmm, menarik:

    “Plastics are like diamonds. They last forever.”

    laen kali g kasih pacar g plastik aja lha.. ntar alesannya, “yang, ini kan abadi juga, seperti cinta kita”.. wakakak..

    btw, hari bumi sebenernya 22 april yah?? taunya cm tgl 22 aja, maklum starbuckers.. lol..

  2. Setuju bgtz! aku juga selalu bawa shopping bag sendiri saat berbelanja dan udah aku sosialisasikan ke anak-anak di sekolah tempat aku ngajar. Mudah-mudahan hal ini jadi kebiasa buat yang lain juga :))

  3. Halo,

    Salam kenal. Kami suka dengan tema tulisan kamu tentang pengalaman kamu di ITB.

    Begini, LPM ITB sedang membuat situs antarmuka untuk menjembatani mahasiswa- alumni ITB, dengan siswa SMU dari seluruh Indonesia, yang berminat ke ITB, untuk bisa bertukar informasi. Tujuannya, adalah untuk mengurangi kasus “salah pilih jurusan” sebelum memutuskan masuk ke ITB, juga membuat siswa SMU mengenal lebih dekat kehidupan mahasiswa ITB, dengan harapan, mereka bisa mengoptimalkan waktu belajarnya di kampus.

    Kami berusaha untuk mengurangi bias informasi seputar jurusan di ITB, bagi siswa SMU, sehingga mereka punya spektrum yang luas dan berimbang seputar disiplin jurusan, bahkan aktivitas mahasiswa ITB.

    Kalau Kamu bersedia, silakan berkunjung, berdiskusi, berbagi, dan jangan lupa untuk menjawab keingintahuan siswa- siswa SMU dari seluruh Indonesia, tentang ITB.

    Oh iya, tulisan ini juga bisa lho, kalau mau diposting .

    Regards,

    Layanan Produksi Multimedia ITB
    http://www.masukitb.com
    http://multimedia.itb.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s