mengikhlaskan

tiba tiba terlintas di pikiranku

apa jadinya bila kita tak lagi bersama

entah karena salahku, salahmu, atau karena alam yang tak menginginkannya

apa kita akan saling membenci?

tak mau bertatap saat saling berpapas

mengucap buruk satu sama lain

berpura pura semua kenangan indah ini tak pernah ada

apa kita akan tetap berteman?

menertawakan hal hal bodoh masa lalu

melihat sisi baik dari perpisahan

lalu merajut kisah baru dari yang lain.

Itu adalah penggalan puisi yang saya tulis tanggal 12 Mei 2009. Lebih dari 1 tahun yang lalu, ketika ‘kita’ masih menjadi suatu kata yang nyata.

Saat ini, ketika sudah tidak ada lagi ‘kita’, bisa dibilang saya merasakan semua hal yang saya tulis di atas itu. Ya, semuanya. Seakan akan ada beberapa fase dengan keadaan yang berbeda beda selama beberapa bulan ini.

Tidak pernah selintas pun terpikir bahwa akan seberat ini jadinya. Seakan akan hati ini dibawa mengarungi roler coaster tanpa akhir. Sudah selesai 1 putaran, ternyata penumpangnya belum puas dan meminta satu lagi, satu lagi, satu lagi.

Teman saya pernah mengatakan, fase terberat dari ‘moving on’ adalah mengikhlaskan. Dan saat ini saya baru merasakan benarnya kata kata dia. Kegelisahan selama beberapa bulan ini akibat dari saya belum bisa mengikhlaskan hubungan tersebut yang ternyata telah berakhir. Ada saja alasan yang muncul di kepala saya, untuk menyesali keputusan beberapa bulan tersebut.

Namun beberapa hari ini saya seperti disadarkan, itu adalah jalan terbaik. Tidak ada lagi fase ‘sedikit pengharapan’ atau fase ‘berandai andai.’ Sekarang saya harus memasuki fase dimana saya harus ikhlas. Terlambat? Lebih baik daripada tidak sama sekali kan? 🙂

Ditulis sambil mendengarkan “Suara hati seorang kekasih” – AADC. In some ways, lo mirip sama Rangga.

Advertisements

One thought on “mengikhlaskan

  1. Halo,

    Salam kenal. Kami menemukan blog kamu ini, setelah menelusuri tautan, dari salah seorang sahabat blogger. Kebetulan, kami memang ingin menyapa mahasiswa dan alumni ITB, yang biasa berbagi rasa dan ilmu di media daring ( blog) maya.

    Kami dari masukitb.com, ingin mengajak blogger yang sedang atau pernah menjadi warga Kampus Ganesha, untuk membagi pengalamannya, bisa berupa artikel teks, foto, bahkan video, seputar kehidupannya, selama belajar di Kampus Ganesha.

    Masukitb.com adalah tampilan kehidupan Kampus Ganesha ITB, wadah bertanya, berdiskusi, dan berinteraksi, antara para mahasiswa atau alumni ITB, dengan para pelajar SMU dari seluruh Indonesia, yang berminat menjadi bagian dari komunitas ITB. Kami memahami, bahwa banyak sekali yang berminat menjadi warga kampus Ganesha, dan semoga media maya ini, bisa mengurangi kasus salah jurusan, serta membuat siswa SMU lebih mempersiapkan diri, dengan segala dinamika pembelajaran, di Kampus Ganesha.

    Terima kasih banyak, atas kesediaan Kamu untuk berbagi dengan para pelajar SMU se-Indonesia, semoga kebaikannya bisa bermanfaat untuk semua.

    Layanan Produksi Multimedia
    Jl. Ganesha No. 10
    TVST Building
    Bandung 40132, Indonesia
    Phone : +62 22 4254012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s