F***kin perfect

You’re so mean when you talk about yourself
You are wrong. Change the voices in your head
Make them like you instead

Pretty, pretty please
Don’t you ever, ever feel
Like your less than
Fuckin’ perfect
Pretty, pretty please
If you ever, ever feel
Like your nothing
You’re fuckin’ perfect to me

Pink – F***kin Perfect

null

That’s a part from Pink’s new single. I’m not a big fan of her but this song really gets my attention.
Setiap orang pasti pernah mengalami masa masa seperti yang diceritakan di lagu tersebut. Masa masa dimana kita tidak percaya diri, menganggap diri kita yang paling salah, merasa hidup kita neraka, dsb dsb.

Masa masa tersebut saya alami di SMP. Rasa insecure, tidak berani jadi berbeda, takut dikritik, tidak berani menonjol, takut mengungkapkan pendapat. Ya, ada alasan tersendiri mengapa saya bisa menjadi seperti itu. Suatu momen traumatik yang masih bisa saya ingat hingga saat ini.

That was really hard.

Jika saya melihat diri saya sendiri saat ini, bila dibandingkan dengan saya yang dulu : WOW. I’m proud of myself.

Ketika saya masuk ITB, bayang bayang ketakutan dari SMP itu masih ada. Saya takut menonjolkan diri saya. Saya takut orang berpikiran jelek tentang saya, saya merasa pendapat saya salah atau tidak penting (padahal belum diungkapkan).

Singkatnya, saya takut menonjol di muka umum.

Hampir 3 tahun kemudian, inilah saya. Hari ini saya akan resmi menjadi General Manager 8EH Radio ITB.

Pemimpin. Yang kata katanya didengar. Yang pendapatnya dibutuhkan. Yang harus membuat keputusan. Yang memegang ‘hidup-mati’ suatu hal. Yang harus berani mendapat kritik sana sini.

Kadang kadang saya masih tidak percaya bahwa saya bisa sampai di titik ini. Saya ingat ketika pertama kali menjadi MC di ITB. Saat SMA saya sudah menghindari kesempatan dimana saya ada di atas panggung, dimana saya memegang kendali. Dan ternyata saya bisa lho.

Saya ingat betapa bangganya ketika saya berani mengangkat tangan dan memberikan pendapat ketika osjur. Saya senang ketika pertama kalinya saya bisa mengungkapkan pendapat saya di forsil. Saya  puas ketika saya (saat itu sebagai kadiv) berani memutuskan sesuatu.

Hufffft.

Tujuan saya membuat posting ini adalah agar setiap orang sadar bahwa kita masing masing luar biasa. Orang lain mungkin tidak menyadarinya. Orang lain menentangnya.

But don’t be afraid. Because YOU’RE F***KIN PERFECT.

_________________________________

P.S. I’m gonna read this again and again every time I’m tired or fed up.

Done looking for the critics, cuz they’re everywhere

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s