memaksa sempurna

haruskah segalanya sempurna?

iya, bagi dirimu. iya, bagi egomu. iya, bagi kepuasanmu.

aku lelah melihatmu tak sanggup menghadapi ketidaksempurnaan. aku lelah melihatmu memaksakan kesempurnaan pada setiap inci pandangan.

dan kini aku berpikir dalam hati, mungkin itu alasan mengapa kamu tak pernah melihatku.

-hari ini, setelah melihat senyum dan marah dari dirimu

Advertisements

One thought on “memaksa sempurna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s