Lost

Saya bukan orang yang segitu sayangnya ama benda milik saya. Saya juga tidak pernah memberi nama lucu lucu pada benda. Saya menggunakan benda benda itu sebagaimana mestinya.

Satu hal lagi. Sepanjang ingatan saya, saya belum pernah kehilangan suatu benda yg benar benar milik saya.

Hingga kemarin siang.

Rencananya siang itu saya akan makan siang bersama teman baik saya, Nicky, lalu ke kampus ambil surat tugas KP dan kemudian ngecek lokasi saya mengawas SNMPTN. Namun yang saya ingat di siang hari itu adalah, ketika saya mengecek HP di simpang dago adalah merupakan saat saat terakhir saya melihat si Blackberry 8250 hitam tersebut.

Ketika saya turun dari angkot, saya sudah tidak bisa menemukannya lagi.

Entah jatuh, entah diambil, entah dihipnotis, saya tidak tahu.

Dan rencana hari itu berubah drastis. Setelah menenangkan saya yang nangis luar biasa, Nicky akhirnya nemenin ke XL dan juga meminjamkan HPnya. Thank God I have him.

Aneh rasanya kehilangan sesuatu. Ini adalah handphone saya yg ketiga setelah 2 sebelumnya rusak, bukan hilang. Keluarga saya juga tipe yg ganti gadget karena rusak, bukan hilang atau bosan.

Memang ya, Tuhan selalu punya caranya sendiri untuk mengingatkan kita.

Bye bye dear BB hadiah ultah ke 20. Semoga kamu sekarang dimiliki orang yg lebih bertanggung jawab jadi gak hilang hilang lagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s