Menjaga Jakarta

Tanpa terasa, kuliah saya di ITB sudah mau memasuki tahun terakhir. Sebelum memasuki tahun sakral tersebut, saya dan hampir sebagian besar angkatan 2008 di ITB harus mengikuti yang namanya Kerja Praktek. Selama beberapa bulan, kami masuk ke dunia kerja yang sebenarnya. Belajar, mengobservasi, mengevaluasi untuk kemudian dilaporkan.

Di Teknik Lingkungan, kami bisa masuk hampir ke semua bidang. Hampir semua industri memiliki divisi yang berhubungan dengan Environment, Health, Safety (EHS). Mau ke perusahaan minyak/tambang juga bisa. Ke Kementrian Pekerjaan Umum juga terbuka lebar.

Setelah mulai meng-apply sejak bulan Februari, saya sempat ditolak dan menolak tawaran. Akhirnya saya mendapatkan Kerja Praktek di PT Astra International Tbk bagian Toyota Sales Operation. Letaknya di Sunter, Jakarta. Ya, ketika teman teman saya mendapatkan pengalaman di Riau, Padang, Sorowako, Tembagapura, Bali, Surabaya, Balikpapan, saya ‘hanya’ di Jakarta.

Awalnya sempat kecewa, namun mungkin ini yang terbaik buat saya. Orang tua juga tidak terlalu setuju bila saya KP di daerah terpencil yang bukan kota besar. Selain itu KP di luar pulau tentu saja membutuhkan biaya ekstra. Akhirnya saya mulai menerima ‘nasib’ KP di Jakarta. Ya, ketika teman teman pergi, harus ada yang menjaga Jakarta juga kan 😀

Mungkin teman teman saya ketemu hutan di daerah terpencil, tapi Jakarta juga bagaikan ‘hutan’-nya buat warga kota sibuk. Beruntung saya tidak perlu bolak balik Sunter – Cinere tiap harinya (karena itu berarti bolak balik utara selatan). Saya tinggal di rumah saudara saya di Kelapa Gading.

Tema kerja praktek saya adalah tentang Sistem Manajemen Lingkungan. Awalnya asal pilih aja karena bingung. Bisa dibilang tema ini gak terlalu teknik banget. Ada kata manajemen gitu hehehe. Mau gak mau saya juga harus mempelajari sistem kerja, memperhatikan cost-benefit, dan juga tidak melupakan perng-arsipan.

Sudah 1 minggu menjalani KP dan masih ada 3 minggu lagi. Ya, tidak seperti teman teman lain yang bisa KP sampai 3 bulan, saya hanya 1 bulan. Lagipula disini tidak perlu ada pelatihan safety dll seperti yang lainnya. Sempat bingung juga mau ngapain sendirian selama 1 bulan di kantor orang. Saya takut salah, takut terlihat bodoh, takut nanya kadang kadang. Hahaha tipikal saya beberapa tahun lalu ketika tiba di tempat baru.

Setelah dipikir pikir lagi, jika saya benar benar bekerja nanti saya juga akan memulai sendirian. Tanpa teman tanpa ada yang dikenal. Jadi bisa dibilang sekarang saya sudah lebih unggul dari teman teman lainnya lah ya karena saya sudah pernah merasakan ‘anehnya’ gak ada yang dikenal di tempat kerja hehehe.

Segitu dulu cerita awal KPnya. Semoga bisa dilanjutkan lagi nantinya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s