Dear Ariyanni

We will never know the way we die.

Hari jumat sore yang lalu, isi tweet saya dan isi tweet Ariyanni hampir sama. Merayakan berakhirnya KP minggu pertama. Ternyata itu adalah tweet terakhir Ari.

Yang saya tau kemudian adalah ucapan ‘Get Well Soon’ dari teman teman Ari untuk dirinya. Sore itu Ari jatuh saat hendak turun dari metromini dan tidak sadarkan diri.

Saya mengenal Ariyanni beberapa tahun lalu di salah satu kepanitiaan terpusat. Kami saling kenal namun tidak dekat. Letak himpunan kami berdekatan sehingga sering kami berpapasan dan saling menyapa. Saya mengikuti twitternya. Sehari sebelum kecelakaan tersebut, ia mengikuti ‘Indonesian Young Leadership Forum’

She got big dreams. But she passed away yesterday.

Saat Ari koma, saya berdoa. Saya memohon kekuatan bagi Ari agar ia bisa bangun. Bukan untuk keluarganya, bukan untuk teman temannya, namun untuk mewujudkan mimpi mimpinya. Karena saya yakin banyak mimpi Ari yang belum tercapai. Saya yakin masih banyak yang ingin Ari lakukan untuk Indonesia.

Dear Ariyanni, semoga kamu tenang ya. Jangan khawatir akan mimpi mimpimu. Ada kami yang akan melanjutkannya 🙂

null

Advertisements

One thought on “Dear Ariyanni

  1. May she rest in peace…
    Nggak kenal sih, tapi kemaren baca notes kakak kelas yang punya rencana mau ngumpulin surat buat almarhumah waktu masih di RS terus dibacain, itu jadi nggak ya kira-kira? Suka kaget sendiri ya kalo ada temen yang meninggal… Waktu Yasi juga gitu… T-T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s