berpisah

aku membayangkan, beberapa saat ini kamu akan menghilang dari gapaianku, menyusuri jalanmu sendiri demi masa depan.

dan aku berpikir, apa jadinya aku tanpa suara tawa kecil di ujung telepon itu?

ah tapi aku tak boleh berpikir begitu.

lalu aku melihat sebuah foto yang berisi aku dan kamu, yaitu ketika kamu bersikukuh agar kita memiliki foto itu

dan aku berpikir, apakah nantinya satu satunya cara aku mengingat wajahmu adalah dari foto?

namun siapakah aku hendak berpikir begini.

teringatlah aku akan kata katamu waktu itu, bahwa aku menjadi salah satu alasanmu terus berusaha.

dan aku berpikir, masih mungkinkah aku menjadi pendorongmu di saat saat sulit?

hanya saja aku tak berhak berpikir begitu

hingga akhirnya aku bertemu lagi denganmu setelah waktu terhitung sangat lama, sejenak aku ingin membekukan waktu sebelum kamu berkata selamat tinggal

dan aku berpikir, bisakah aku menyimpanmu dan tak membiarkanmu pergi?

tapi tak kuasa aku berpikir begini.

 

“perpisahan tidaklah menyedihkan. yang menyedihkan adalah ketika melupakan setelah berpisah”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s