Pendidikan dan Pernikahan

Kawin itu bukan cita-cita, tapi sesuatu yang datang sendiri dan nggak bisa dihindari. Dia bagian tertua dari peradaban, ia bagian dari seni, dan biarlah dia datang menurut alurnya. Sekolah itu sesuatu yang ada dalam perencanaan bagi wujud diri sebagai manusia dalam peradaban. Pendidikan adalah upaya membangun peradaban. Ia harus direncanakan dan diperjuangkan. Soal kawin lain lagi, dia ada dalam realitas yang berbeda. Dia datang ketika cinta dan kontrak untuk bersama ditemukan. Jadi, ia akan datang sendiri dan kita temukan di mana dunia peradaban yang terencana itu dijalankan.

Cinta dan perkawinan bukan soal fisik (jamah), tapi kebenaran dalam kejujuran menemukan kesesuaian. Oke, jangan berdoa untuk dapat jodoh tapi berdoalah untuk kebenaran. Karena disitu cinta akan ditemukan. Cinta itu hebat, bahkan lebih hebat daripada dunia perkawinan.

Doa adalah bagian penuturan cinta pada sebuah cita-cita yang belum kita capai. Dia bukan urusan Tuhan tapi urusan manusia. Dan Tuhan ada pada berapa besar rasa cinta kita akan kebenaran itu. Nah, berdoalah dengan cinta, jangan berdoa untuk cinta.

mengutip Munir dalam Sebuah Kitab Melawan Lupa

Advertisements

One thought on “Pendidikan dan Pernikahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s