toxicity in real life

Toksik adalah zat yang bila dapat memasuki tubuh dalam keadaan cukup dan secara konsisten dapat menyebabkan fungsi tubuh menjadi tidak normal.

Toksisitas adalah kemampuan racun untuk menimbulkan kerusakan bila masuk ke dalam tubuh dan lokasi organ yang rentan terhadapnya.

Toksisitas dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain komposisi dan jenis toksikan, konsentrasi toksikan, durasi dan frekuensi pemaparan, sifat lingkungan, dan spesies biota penerima.

Ada toksisitas akut, sub akut, dan kronis.

Toksisitas akut memiliki efek yang besar, cepat, langsung ke organ spesifik.

Toksisitas kronis memberikan efek menyeluruh, pelan pelan, dan menyerang semua elemen organ.

Toksisitas ada yang bersifat reversible maupun irreversible.

Metabolisme toksik dalam tubuh dapat berupa:

  • diakumulasi atau disimpan
  • dikeluarkan dengan atau tanpa transformasi
  • mengalami perubahan biokimia berupa detoksifikasi. Detoksifikasi bertujuan untuk mengurangi efek toksik namun justru bisa menambah tingkat toksisitas

In the end, I’m not talking about toxic or toxicity.

Toxic is you. Toxicity is how you stay in my life until now.

It’s not acute or sub acute.

Somehow, it is chronic toxicity. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s