kata diandra dalam hati

Belasan tahun Diandra mengenal pria yang berdiri di hadapannya saat ini dan belum pernah sekalipun ia melihat pancaran mata itu. Apa artinya?

Takut? Diandra meragukannya, mengingat dia selalu tanpa ragu saat mengarungi jeram di berbagai sungai berbahaya.

Tegang? Diandra bersamanya beberapa menit sebelum ujian sarjananya dan tidak ada raut tegang sedikit pun saat itu.

Marah? Bukan, ini bukan wajahnya yang Diandra lihat setelah ia ditipu habis habisan oleh rekan bisnisnya beberapa tahun lalu.

Diandra hafal berbagai ekspresi wajah pria ini. Bukan hanya ekspresi wajah, Diandra hafal segala hal tentang dia. Hmm, sebentar. Diandra pernah melihat situasi ini.

Saat Diandra datang ke prom dengan idolanya sejak masuk SMA, saat Diandra asik skype dengan idola SMA-nya itu karena si idola kuliah di luar negeri, saat Diandra berkenalan dengan dokter sukses setelah lama patah hati akibat idola SMA-nya, saat Diandra dan si dokter sukses balikan lagi.

Saat Diandra akhirnya bertemu dengan pasangan hatinya dan tak berhenti bercerita tentangnya.

Ekspresi wajah itulah yang juga muncul saat ini, ketika Diandra memperlihatkan cincin pertunangan yang ia dapat beberapa jam sebelumnya.

Dicintai tidak pernah sesakit ini, kata Diandra dalam hati.

 

Advertisements

3 thoughts on “kata diandra dalam hati

    • iya dong beda banget. kan tiap orang punya gaya nulis masing masing hehehe.
      sebenernya salah satu kejelekan gw juga pije, gak tahan nulis panjang. makanya hasilnya selalu cerita kepotong potong hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s