it wasn’t a thanksgiving

…but we ate turkey anyway!

It started when my friends and I running out ideas for a place to eat in Bandung. Out of the blue, one of us mentioned “turkey!” and there we went. Turkey isn’t a normal dinner for Indonesian. I never eat that before. All I know about turkey is western people eat that kind of bird on thanksgiving.

There are a place to eat turkey (or “kalkun” in Bahasa) in Bandung. It is called Master Kalkun at Jl. Cihampelas no 78. We were looking for a restaurant and it turned out to be a “warung tenda.” They open at 6 p.m and here is the menu.

photo (5)

The Menu

I recommend you to order Kalkun Barberque. It’s turkey’s drumstick marinated in BBQ sauce. It’s worth the price. The “Kalkun Goreng Tepung” was disappointing┬ábecause the portion’s too small. I ate there with three guys hahaha.

photo (3)

It’s big!!

photo (1)

Grilled

photo (4)

marinated

photo

Fried

photo (6)

Here it is: Kalkun Barberque

it was delicious. The taste was not much different from chicken. But, it was a unique choice for dinner. You should try it ­čÖé

be grateful everyday

When I was a little, my dream was to work in Kuningan or other business district in Jakarta. Standing between those tall buildings and watching lights from those offices were my aims.

Again, I was a child. I didn’t know about the traffic, the workload, or the people.

Ten years later, here I am; living my childhood simple dream. It isn’t precisely the manifestation of my dream but there’s still many things to be grateful for.

It is only a internship, yet it still gives me income. It is also a gateway for me if I want to get serious in this business. They give me a big learning opportunity and it will be ungrateful if I waste it.

Have a chance to meet great people from various background is what I’m grateful for too. On my first week, my supervisor told me that I was too quite. Truth is: I’m feeling inferior among those people. But then, I will be one of them in a short time. My extreme background difference won’t be an obstacle, it will be a challenge.

Jakarta has know for its cruel traffic jam. I work in the central of the city and I live in in the side of city. Kostan will cost me more so I choose to face the traffic everyday. Using transjakarta, I try to believe that public transport is the best option. Radio & earphone are my best friends during my trip everyday.

Matter of fact, I can spend these 2 months to sit idle, enjoy my life and go to somewhere far. But again, this kind of opportunity is rare. Yes, it’s tiring. But, great things won’t come easy. I’m young and I have to had my own struggle, my own mistakes, and my own experience.

Enjoy the moment and don’t forget to be grateful everyday.

 

Jangan Kapok

Kalau misalnya hidup saya ini Grey’s Anatomy dan saya adalah Derek Shepherd, kejadian kemarin itu bagaikan saya lagi operasi otak orang, trus mengenai bagian otak yang salah. Pasiennya hidup sih tapi paralyzed trus keluarganya menuntut.

Setiap pekerjaan ada risikonya. Kesalahan saya kemarin memang gak membahayakan nyawa siapa siapa dan sejujurnya bukan salah saya sepenuhnya. Tetapi tetap saja. Bikin salah itu gak enak, ditegur itu bikin down, mengecewakan orang banyak itu bikin sedih.

Sampai di penghujung kegiatan, saya dapet kata kata begini: “yaudah. jangan kapok kapok ya. namanya juga belajar”

Derek Shepherd sekali kalinya bikin pasiennya meninggal pun bukan berarti dia terus pensiun jadi dokter kan? Kejadian kemarin juga gak akan bikin saya kapok dengan pekerjaan yang saya cintai ini. Fakta bahwa bulan depan akan dapet kerjaan yang sama dengan kesulitan yang lebih besar pun gak akan bikin saya takut. The stake is higher but that’s the reason why it’s fun.

Masih terngiang rasanya di otak saya: “Jangan kapok ya Tiara”

Lem Biru Tanpa Dilempar

Halo! Mari kita sudahi posting gegalauannya (dan mulai lagi lain kali) dan cerita cerita sedikit.

So, I have a new hand-phone!

It’s a Samsung Galaxy Mini 2. Tidak, blackberry saya belum rusak (sepenuhnya) ataupun hilang seperti yang sebelumnya. Blackberry saya sudah tidak mampu memberikan performa maksimal seperti dulu lagi dan saya merasa kurangnya performa yang menghambat keberjalanan fitur fiturnya secara langsung juga tidak memuaskan saya sebagai pengguna. Bahasa gampangnya: BB saya udah lumayan abal ya, jadi saya butuh HP baru hahaha.

Dengan modal tabungan ngepas, saya mencari HP ber-OS android di bawah harga 2 juta rupiah. Kenapa android? Karena saya belum berniat membuang BB saya, jadi karena saya sudah punya BB ngapain beli BB lagi bukan? Lagipula lumayan ngiler juga melihat fitur fitur di HP teman dan kakak saya. Kenapa di bawah 2 juta? Ya, itu aja setelah beli saya sempat gak punya duit sepersekian hari hahaha.

Sejujurnya, keinginan beli HP baru ini sudah sejak lama, sekitar enam bulan yang lalu. Dengan alasan tidak ada budget (padahal dipakai untuk belanja yang lain), jadilah tertunda tunda melulu rencana beli HPnya. Hingga akhirnya saya melihat tabungan, melihat tanggalan yang sudah mendekati tanggal gajian, lalu memantapkan hati. Berdasarkan rekomendasi teman juga saya memilih HP ini. Selain masalah harga, HP ini juga dipilih karena…hmm sepertinya hanya karena harganya hahaha. So far, memori kamera semacam semacamnya cukup lah buat orang seperti saya ini. Jujur saja, saya capek sekali melihat barisan spec berbagai jenis gadget. Dulu rasanya memilih HP tidak sesulit ini…

So, ta-daaaa!!

Setelah kira kira 3 minggu menggunakannya, saya makin senang. Akhirnya saya benar benar merasakan pakai smart phone setelah sebelumnya BB abal saya justru mempersulit kebutuhan saya untuk kerja dan bersosialisasi. Ternyata ini rasanya punya HP yang gak sehari minimal sekali mati tiba tiba terus buat nyala-nya butuh 10-15 menit sendiri. Ternyata ini rasanya chatting sama temen gak nungguin gambar jam melulu. Ternyata ini rasanya bisa main game di HP. Ternyata ini rasanya bisa nonton video di HP. Ternyata ini rasanya punya Instagram, Path, LINE, dll (ups, :p)

Sejujurnya (lagi), beli HP ini adalah dasar supaya punya cadangan kalo kalo BB saya sekarat dan mati mendadak. Jadi sebenarnya si BB masih dipake sih dengan alasan karena sudah biasa. Well, buat yang mau beli HP baru, saya sarankan sih kalian punya temen yang mau nyariin dan ngebacain spec HP yang sesuai keinginan kalian (in case kalian orangnya kaya saya ya) atau kalian bisa terjerumus ke pilihan yang salah dan menyesal.

Kalau kata teman saya ini sih, gak salah kok pingin HP baru dengan alasan kebutuhan fitur asal bukan cuma gara gara “baru” aja. Hehehe.

Review Samsung Galaxy Mini 2

Video Review Samsung Galaxy Mini 2

bahasa bunga

Saya yakin gak ada yang gak suka dikasih bunga. Walaupun si orangnya bilang “ah, bunga kan gak bisa dimakan” tetap aja pasti senyum tersipu bahagia pas dikasih bunga. Bunga biasanya dijadikan sebagai simbol kasih sayang, ucapan selamat atas keberhasilan, sampai ucapan dukacita. Nah, sekarang saya cuma ingin membahas bunga sebagai simbol ucapan selamat nih.

Berhubung saya mahasiswa, saya dan teman teman biasanya memberikan bunga sebagai ucapan selamat setelah sidang sarjana atau saat wisuda. Berhubung mahasiswa juga, segalanya mau yang hemat kan. Jadilah biasanya kami kami di Bandung ini beli bunga di suatu daerah namanya Wastu Kencana.

Berhubung sudah mau memasuki masa sidang dan kemudian wisuda, saya mau berbagi sedikit pengalaman beli bunga di wastu kencana. Tips yang sangat remeh temeh sekali ya? Tidak apa apa hahaha. Tulisan ini berdasarkan pengalaman beli bunga sendiri sejak beberapa kali wisuda dan sidang serta setelah beberapa kali dititipin orang.

Pertama, tentukan budget anda. Budget ini akan menentukan jenis bunga yang akan anda beli. Paling mahal itu Lily, sekitar 12-15ribu per tangkai. Mawar yang untuk dirangkai biasanya 5-7ribu per tangkai. Sedangkan garbera atau chrysant antara 3-5ribu. Biasanya orang akan ingin karangan bunga yang besar atau gemuk supaya terlihat lebih bagus. Sedikit tips, mawar itu mahal tapi kurus dan gak mekar jadi keluar 100 ribu pun belum tentu dapet mawar dengan buket besar. Garbera lebih cocok.

Kedua, tentukan kamu mau jenis bunga apa. Dulu biasanya mikir tiap jenis atau warna bunga ada artinya, sekarang sih jarang kepikiran kaya begitu. Yang penting sesuai dengan kesukaan si yang mau dikasih atau justru kesukaan kita hahaha. Biasanya sih orang lebih suka karangan bunga yang satu jenis bunga aja. Saya juga setuju, satu jenis bunga lebih bagus daripada menggabungkan mawar dengan garbera atau memaksakan 1 tangkai lily di kerumunan bunga yang lain. Biji aster biasanya digunakan sebagai pelengkap rangkaian.

Ketiga, pilih bunga yang kondisinya bagus. Ya iya lah ya. Lebih baik milih sendiri daripada abangnya yang milihin.

Keempat, nawar dan nawar! Kenapa saya kasih harga di atas pake range? karena abangnya lumayan sesuka mood nentuin harga. Sebagai perbandingan, 20ribu sudah bisa mendapatkan 5 tangkai garbera yang dirangkai dengan aster, lumayan besar juga. Buat yang budgetnya terbatas atau mau beli banyak, mending minta dirangkai aster aja karena murah dan bisa terlihat lebih besar dibanding setangkai garbera atau mawar. Buat yang budgetnya besar 100ribu ke atas, mending mawar atau lily.

Yak sekilas tips dari saya. Maaf kesannya remeh sekali ini hanya distraksi dari hal hal lain yang memenuhi pikiran hahaha.

null

lily

null

mawar

null

garbera

null

chrysant

null

aster

tips di bulan puasa untuk anda yang tidak berpuasa

Pertama tama, saya ucapkan selamat berpuasa bagi anda yang menjalankan! Bulan ini pasti jadi bulan penuh pahala untuk anda anda sekalian. Semoga dilancarkan dan puasa-nya berkah. Amin!!

Sedangkan bagi yang tidak berpuasa, bulan ini bisa menjadi sama saja seperti bulan lain atau justru berbeda. Sama, bila anda tinggal dan beraktifitas bersama orang orang yang tidak berpuasa. Akan berbeda ceritanya ketika anda adalah minoritas. Hingga saat ini, saya sudah pernah merasakan kedua kondisi tersebut. Bersekolah di sekolah Katolik selama 12 tahun membuat saya tetap dengan santai makan siang di lapangan saat istirahat. Perubahan adalah saat mulai kuliah. Suasana bulan ramadhan terasa di semua sudut kehidupan saya hahaha.

Biasanya di bulan ramadhan seperti ini, muncul perdebatan antara “menghormati yang berpuasa” dan “bagaimana dengan yang tidak berpuasa?” Nah, daripada kelamaan membahas itu tiap tahun, mengapa tidak yang gak puasa berusaha menempatkan diri? Mau ataupun tidak mau mengakui, negara ini memang mayoritas muslim yang berpuasa bukan?

Saya mau coba berbagi beberapa tips bagi yang gak puasa untuk menghadapi bulan puasa. Tips ini lebih pas diterapkan oleh mahasiswa atau orang kerja mungkin ya hehehe.

1) sesuaikan pola makan anda // misal: biasanya sarapan lontong kari jam 07.00 trus makan siang di kantin jam 12an, trus makan malam jam 7 malam. Nah, pas bulan puasa otomatis gak ada lontong kari kan? Siasati dengan udah beli roti untuk sarapan di kosan atau masak sendiri. Makan malam pun biasanya beralih ke jam buka puasa biar barengan sama teman teman

2) jangan susah nyari makan // nah, pasti tempat makan yang buka siang hari di bulan puasa bisa dihitung pakai jari tuh. Umumnya yang buka adalah: warteg, nasi padang, atau sekalian fast food. Well, jangan terus mengeluh kelaparan karena gak bisa makan siang karena tempat makan favorit gak pada buka

3) hati hati budget // seperti yang sudah saya tulis di nomer 2, tempat makan yang buka kalo gak murah ya mahal banget. perhatikan pengeluaran ketika anda mulai keseringan makan McD atau warpas biar gampang, apalagi kalau sorenya tetep ikutan buka bareng (yang biasanya di tempat yang lebih mahal daripada biasanya)

4) minta ijin // di usia sekarang, sebenarnya teman teman kita gak akan segitu tergiurnya kok melihat kita yang minum air putih atau makan nasi sama sayur. Jadi sebenarnya mereka oke oke aja kalau kita minum seteguk asal sebaiknya kita minta ijin dulu. Sebaiknya juga minumnya tidak di lokasi terbuka dimana orang lalu lalang melainkan di ruangan tanpa banyak orang

5) gak perlu share betapa enaknya makanan // dengan adanya media twitter atau instagram atau blog sekarang ini, gampang kan kita kalau mau share foto atau cerita makanan enak? tapi ada baiknya ditahan dulu saat puasa. Ini salah satu cara paling mudah untuk menghormati yang lagi puasa

6) jangan takut sendiri // kadang ada yang akhirnya terpaksa menahan lapar karena mau makan tapi gak ada temennya karena yang lain puasa. Menurut saya gak ada masalah lho makan sendirian, atau justru di bulan puasa bisa nambah temen baru karena makan siang bareng orang lain.

Ada beberapa teman yang memutuskan untuk sekalian ikut puasa daripada repot cari makan dsb. Saya sendiri merasa tidak terlalu merasa repot dengan tidak berpuasa di saat bulan puasa seperti ini. Di kampus saya, ada  1 kantin yang buka, di depan ataupun belakang kampus juga bisa. Mau cari yang lebih bersih bisa masak sendiri atau pergi agak jauh. Intinya adalah penyesuaian dan jangan banyak ngeluh.

Lagipula selagi bulan puasa gini, saya juga ikut senang. Santapan berbuka puasa yang lezat tersedia dimana mana setiap hari. Nyemmmm :9

enam agustus

(1) batas terakhir pendaftaran seminar dan juga pemasukan draft makalah TA (setelah minggu lalu saya benar benar putus asa karena merasa tidak sanggup mengejar seminar agustus. tapi setelah mendapat lampu hijau dari pembimbing yang bagaikan malaikat, rasanya apapun mungkin termasuk mengejar tanggal enam dengan modal minim)

(2) batas saya menunggu kabar dari orang itu. batas apakah saya akan jatuh ke keadaan yang sama untuk kedua kalinya atau disadarkan oleh kondisi

untuk yang pertama, waktu akan terasa sangat cepat.

untuk yang kedua, hmmm perlu ditegaskan lagikah betapa tersiksanya orang yang menunggu?